KPP PRATAMA MAROS

BOLA SIMA

PANDUAN PENDAFTARAN NPWP MELALUI APLIKASI E-REGISTRATION

4 Komentar

NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah serangkaian nomor seri yang digunakan kantor pajak untuk mengidentifikasi para wajib pajak (orang pribadi dan badan). NPWP dikeluarkan oleh Direktorat Wajib Pajak dalam bentuk kartu tanda pengenal. Anda harus memiliki NPWP, jika Anda menerima penghasilan baik dari suatu perusahaan ataupun dari usaha sendiri.

Sesuai dengan peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per-38/PJ/2013 tentang perubahan peraturan Direktur Jenderal Pajak Per-20/PJ/2013 tentang Tata Cara Pendaftaran dan Pemberian Nomor Pokok Wajib Pajak, Pelaporan Usaha dan Pengukuhan Usaha Kena Pajak, Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak dan Pencabutan Pengukuhan Kena Pajak, serta Perubahan Data dan Pemindahan Wajib Pajak. Mendaftarkan diri WP untuk mendapatkan NPWP terdapat 2 cara yaitu melalui registrasi langsung ke kantor pelayanan pajak atau dengan sistem e-Registration. E-Registration atau Sistem Pendaftaran Wajib Pajak secara Online adalah sistem aplikasi bagian dari Sistem Informasi Perpajakan di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak dengan berbasis perangkat keras dan perangkat lunak yang dihubungkan oleh perangkat komunikasi data yang digunakan untuk mengelola proses pendaftaran Wajib Pajak.

Tahapan dan langkah dalam membuat akun E-Registration pajak dan mendaftar NPWP secara online melalui E-Registration:

  1. Pendaftaran user untuk login ke e-registration pajak;
  2. Mengisi formulir data diri Anda untuk proses pendaftaranr NPWP secara online.

 

1. Proses Daftar dan Registrasi NPWP Online

Sistem registrasi Daftar NPWP Online ini sangat membantu masyarakat yang tempat tinggalnya jauh dari lokasi KPP (Kantor Pelayanan Pajak). Masyarakat yang berdomisili dengan alamat yang berbeda dengan tempat tinggal yang tercantum di KTP juga dapat merasakan manfaatnya.

Untuk melakukan proses registrasi pendaftaran NPWP Online ini dilakukan beberapa tahap antara lain:

1

  • Klik Daftar untuk membuat akun baru

2

  • Masukkan alamat email aktif yang Anda miliki saat ini, masukkan kode captcha, dan klik daftar. proses langkah pertama pendaftaran selesai ;
  • Periksa email masuk dari eregistration@pajak.go.id di email yang telah anda daftarkan;

3

  • Klik link verifikasi, pastikan Anda melakukan verifikasi sebelum batas waktu yang terdapat di link yaitu maksimal 24 jam;
  • Setelah mengklik link verifikasi akan tampil formulir pengisian data;

4

 

  • Pilihlah jenis WP misalnya Orang Pribadi, masukkan Nama sesuai KTP, password perlu diingat(nantinya akan digunakan untuk login) dan apabila memungkinkan agar dicatat, nomor HP Aktif yang Anda gunakan saat ini. Pada kolom pertanyaan isilah data tentang diri Anda yang mudah diingat seperti nama SD Anda (data ini nantinya berguna apabila Anda lupa dengan password login)
  • Masukkan kode captcha dan klik daftar, proses pendaftaran langkah kedua selesai;
  • Periksa kembali email masuk dari eregistration@pajak.go.id di email yang telah Anda daftarkan sebelumnya;

 

5

 

6

 

  • Klik link aktivasi untuk melakukan aktivasi kedua, proses registrasi akun NPWP di DJP e-registration Online selesai; klik link memulai pendaftaran NPWP.

 

 

2. Pengisian Formulir Daftar NPWP Online

Ada beberapa langkah dalam pengisian formulir pendaftaran NPWP sebagai berikut:

Setelah Anda klik link memulai pendaftaran NPWP diatas, Anda akan otomatis masuk ke menu login e-registration DJP seperti dibawah :

7

 

  • Masukkan alamat email, password, sesuai dengan data yang Anda buat sebelumnya, dan kode captcha ;
  • Setelah itu Anda akan masuk ke dashboard DJP Online e-registration ;8
  • Jika Anda perhatikan ada sembilan langkah atau form yang perlu Anda isi antara lain: 1. Kategori, 2. Identitas, 3. Penghasilan, 4. Alamat, 5. Alamat Domisili sesuai KTP, 6. Alamat Usaha, 7. Info Tambahan, 8. Persyaratan, dan 9. Pernyataan;
  • Form pertama, seperti gambar diatas, pilihlah kategori wajib pajak orang pribadi, dan pilih pusat untuk status pusat ;

9

 

  • Form Kedua, data Identitas Wajib Pajak; isilah data yang valid sesuai dengan data diri Anda, data yang berbintang merah wajib Anda isi;

10

 

  • Form Ketiga, sumber penghasilan utama; tambahan penghasilan dari kegiatan usaha pekerjaan bebas dan lainnya; Jika Anda seorang pegawai swasta cukup pilih salah satu saja seperti gambar diatas ;

11

 

  • Form Keempat, Alamat tempat tinggal; isilah Nama Jalan, Blok, Nomor, RT/RW, setelah itu klik kode wilayah akan muncul form dibawah ini :

12

 

  • Masukkan nama kel/desa dan klik cari : pilih wilayah yang sesuai dengan alamat Anda ; dan klik pilih ; sistem akan secara otomatis memasukkan data : Kelurahan / Desa, Kecamatan, Kota / Kabupaten, Propinsi, dan Kode Pos di form alamat seperti gambar dibawah ini :

13

 

  • Klik Next ; untuk melanjutkan ke formulir kelima ;

14

 

  • Form Kelima, Alamat Domisili (KTP), Jika sesuai dengan alamat tempat tinggal, klik dan centang kotak pilihan sama dengan alamat tempat tinggal; sistem akan secara otomatis mengisi alamat sesuai dengan alamat yang telah Anda input sebelumnya.

15

 

 

  • Form Keenam, Alamat Usaha;  hanya diisi jika pada form ketiga Anda memiliki kegiatan usaha tambahan selain penghasilan utama, klik next

16

 

  • Form Ketujuh, Info Tambahan; Formulir berisi jumlah tanggungan isilah sesuai dengan data diri Anda, sesuai dengan undang-undang pajak maksimal jumlah tanggungan untuk wajib pajak status kawin adalah 3 anak, Isi data kisaran penghasilan per bulan, misalnya pilih Rp. 5.000.000,- sd Rp. 9.999.999,- ;

 

17

 

  • Form Kedelapan, Persyaratan; pilih salah satu metode pengiriman data KTP apakah dikirim manual atau unggahan. pilih unggahan jika Anda ingin mengirim via mengupload scan KTP, klik Upload ; dan klik next ;

 

18

 

  • Form Kesembilan, Pernyataan dari Anda bahwa data yang telah dimasukkan adalah benar; pilih centangan di opsi : benar dan lengkap; klik simpan ;
  • Mucul Form Konfirmasi sperti dibawah, pilih ya jika Anda yakin data yang diisi adalah benar

19

 

  • Setelah mengklik tombol ya, maka Anda akan otomatis berada di dasboard utama e-registration DJP seperti dibawah ini :

 

20

 

21

  • Permintaan Token, pastikan Anda mencatat Data dan nomor Telpon KPP, selanjutnya klik minta Token, Masukkan kode captcha ; seteleh klik submit maka kode Token akan dikirim ke alamat email Anda ;

22

 

  • Periksa email masuk Anda, dari erigistration@pajak.go.id, catat nomor token.
  • Setelah klik submit diatas, maka Anda akan kembali ke dashboard utama ;

23

 

  • klik tombol Kirim Permohonan;

24

 

  • Muncul form pengisian nomor token, masukkan nomor token yang telah Anda terima di email sebelumnya, selanjutnya klik tombol kirim ;

25

Sampai disini proses permohonan pendaftaran NPWP online sudah selesai; dokumen permohonan Anda akan diproses selama lebih kurang 14 hari kerja, dan pastikan untuk mempercepat proses penyelesaian NPWP tersebut. Sebaiknya Anda juga harus rajin mengecek email masuk dari DJP, apabila dalam masa proses persetujuan dari KPP Anda dapat mendatangi KPP serta membawa dokumen-dokumen yang dipersyaratkan (apabila tidak mengupload dokumen di E-Registration).

 

4 thoughts on “PANDUAN PENDAFTARAN NPWP MELALUI APLIKASI E-REGISTRATION

  1. Saya sudah lakukan langkah langkah di atas sampai minta token tp kenapa belum dikasih ya mohon pencerahanya? Terimakasih

  2. saya sudah sukses mengajukan permohonan, tp belum ada jawaban diterima atau di tolak.. maximal berapa lama sy terima jawaban dari pihak kpp…?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s